Sosialisme Marxis
Terlibat ke dalam keadaan zamannya yang sangat kejam, Marx dengan berpakaian compang-camping telah bekerja mati-matian menguburkan dirinya di ‘British Museum’, London. Dengan otaknya yang brilian, Marx hendak menciptakan suatu ajaran untuk membebaskan rakyat yang hina, melarat, dan tertindas akibat pengisapan manusia oleh manusia dengan memberi petunjuk kepada kaum buruh atau kaum proletar supaya bertindak menurut filsafat hasil penyelidikannya, karena Marx menegaskan bahwa filsafat bukanlah hanay bertugas menjelaskan keadaan dunia, tetapi yang terpenting ialah bagaimana mengubah dunia. Buruh-buruh harus menjadi “borjuis kecil” yang turut memiliki perusahaan, dan dengan demikian perusahaan menjadi milik rakyat bersama atau menjadi milik kolektif.